Kamis, 29 November 2012

JIKA PERUSAHAAN ANCAM MOGOK MASSAL



Kerugian Masyarakat
Dalam catatan ,aksi mogok masal nasional yang digelar para buruh telah menyebabkan potensi kerugian hingga ratusan miliar rupiah.Salah satunya terjadi dikawasan industry Pulogadung.
Ketua Hubungan Industrial Dewan Pengurus Kota Jakarta Timur Apindo,Bambang Adam,dalam sebuah kesempatan menilustrasikan jika373 perusahaan dikawasan industry pulogadung berhenti beroperasi dan mengalmi kerugian hingga Rp.1 Miliar,total potensi kehilangan bias mencapai ratusan miliar rupiah.
Dalam aksi mogok massal awal oktober lalu,hampir semua perusahaan  atau pabrik dikawasan industry pulogadung mengalami kelumpuhan.Hal ini tak terlepas juga dari keputusan manajemen meliburkan karyawan untuk mengikuti aksi mogok.
Ilustrasi kerugian akibat mogok buruh juga dialami perusahaan sekelas PT.Pertamina (Persero).Lapangan minyak Jatibarang milik PT.Pertamina EP, anak usaha pertamina ,melaporkan kerugian akibat aksi mogok buruh mencapai  Rp.11.2 miliar.Kerugian terutama berasal dari aksi mogok yang dilakukan pekerja alih daya (Outsourching) dengan mematikan sejumlah fasilitas produksi migas.Usai berhenti beroperasi selama 8 hari ,lapangan minyak jatibarang yang kembali beroperasi pada 11 oktober 2012,baru bias beroperasi 25% dari prduk normal sebanyak 1500 barel perhari.Tak hanya material,Pertamina EP juga memperkirakan kerugian immaterial yang ditanggung perusahaan cukup besar .Banyak karyawan yang takut kembali bekerja akibat aksi anarkis.Para demonstran sempat memukuli pekerja pertamina,memecahkan kaca-kaca kantor dan menghalangi pintu masuk denganmembuat palang dari mobil trailer.
Respon Pemerintah
Ancaman mogok produksi yang digaungkan para pelaku usaha ini akhirnya sampai ketelinga pemerintah.Tak hanya mentri,wakil presiden buediono ,pun angkat bicara mengenai persoalan yang terjadi.
Walau mendukung perbaikan upah,Boediono menilai,para pekerjadan pelaku Usaha harus saling menghargai dengan menjaga aktivitas bisnis untuk tetap berjalan.Dua tujuan itu ,aktivitas bisnis dan kenaikan upah ,harus berjalan bersama-sama.”Jangan membunuh,atau menyakiti.Seharusnya setiap pihak harus dibagi secara jujur dan adil sesuai kontribusi masing-masing”,terangnya.
Mentri koordinator bidang perekonomian,Hatta Rajasa,bahkan tak menutupi kekhawatiran terhadap kemungkinan terganggunya iklim investasi di tanah air.
Analisis :
Isu perburuhanadalah salah satu permasalahan penting untuk mendukung masuknya investasi.Terlebih lagi, perburuhan merupakan salah satu daya tarik investasi Indonesia .Bahkan isu perburuhan merupakan batu ujian bagi Indonesia untuk membuktikan diri sebagai Negara tujuan investasi.Isu ini juga bias menunjukkan kemampuan sector investasi dalam menunjang pertumbuhan ekonomi nasional .

Tidak ada komentar:

Posting Komentar